Situs Portal Berita Stiperamuntai – 05 April 2026 | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar melakukan sidak terhadap pedagang kuliner di Pura Agung Besakih untuk memastikan keamanan pangan selama upacara suci Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026. Kepala BBPOM di Denpasar, Made Ery Bahari, meminta pedagang untuk menjaga higiene produk yang dijual karena sebelumnya pernah ditemukan pedagang yang menjual makanan tanpa pelindung yang membuat makanan tercemar.
Latar Belakang
Upacara IBTK 2026 diharapkan dapat berjalan lancar dan aman, sehingga BBPOM melakukan sidak untuk memastikan kualitas produk pangan yang dijual di area kuliner Pura Agung Besakih. Made Ery Bahari menjelaskan bahwa BBPOM melakukan rapid test terhadap 35 makanan siap saji untuk memeriksa kandungan boraks, rhodamin B, metanil yellow, dan formalin.
Hasil Sidak
Hasil sidak menunjukkan bahwa semua makanan yang dijual di area kuliner Pura Agung Besakih memenuhi syarat keamanan pangan dan bebas dari kandungan berbahaya. Made Ery Bahari juga menjelaskan bahwa tahun ini tidak ditemukan makanan tanpa izin edar seperti tahun sebelumnya, yaitu produk dalgona.
Langkah Pencegahan
BBPOM meminta pedagang kuliner untuk menggunakan celemek, penutup kepala, dan sarung tangan untuk mencegah kontaminasi. Selain itu, pedagang juga diminta untuk tidak sering menghangatkan makanan dan harus membuat makanan dalam jumlah yang cukup untuk habis dalam sehari. Sisa makanan harus disimpan dengan baik untuk mencegah kerusakan.
Upacara IBTK 2026 diharapkan dapat berjalan lancar dan aman, sehingga kualitas produk pangan yang dijual di area kuliner Pura Agung Besakih harus dipastikan aman. Dengan melakukan sidak dan meminta pedagang untuk menjaga higiene, BBPOM berharap dapat mencegah terjadinya keracunan makanan dan memastikan keselamatan umat Hindu yang hadir dalam upacara tersebut.
Leave a Reply