Al Ghazali: Jadi Drifter Banyak Ajarkan Saya untuk Kendalikan Diri

Al Ghazali: Jadi Drifter Banyak Ajarkan Saya untuk Kendalikan Diri
Al Ghazali: Jadi Drifter Banyak Ajarkan Saya untuk Kendalikan Diri

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 April 2026 | Penggagas sekaligus pembalap Seven Speed Motorsport, Al Ghazali, mengatakan bahwa pengalaman menjadi seorang pembalap mobil drift (drifter), telah banyak mengajarkan dirinya untuk mengendalikan diri, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik.

Belajar Mengendalikan Diri

Bagi dia, seorang drifter harus tahu kapan akan kencang maupun menahan diri, namun tetap gigih dalam mengejar target yang akan dicapai. Al Ghazali menjelaskan bahwa dalam drift tidak hanya kemampuan membaca lawan, tetapi melawan diri sendiri, karena saat di lintasan, kalau terlalu kencang bisa keluar dari jalur, tetapi kalau terlalu lambat bisa tidak dapat grip-nya.

Drifting Sebagai Seni

Al Ghazali mengaku bahwa drifting bukan cuma sebuah balapan atau adu kencang-kencangan, tetapi ada seni di dalamnya. Karena dia suka berbagai hal terkait seni, jadi drifting itu layaknya seni bagi dia dibandingkan balapan reli dan lain-lain.

Putra sulung musisi Ahmad Dhani itu mengaku, setelah 2 tahun berkecimpung serius untuk mengikuti berbagai kejurnas dan ajang internasional, membuat kemampuannya semakin terasah. Sebab, dia juga semakin tertantang untuk mengembangkan kemampuan.

Persiapan Musim Kompetisi 2026

Terbukti di awal Al hanya mengikuti kelas novice atau new gen. Namun, sejak tahun 2025, dia sudah naik kelas ke pro amateur (pro Am) atau yang sebelumnya bernama pro 2.

Sementara itu, Seven Speed Motorsport telah mempersiapkan empat pembalap untuk menghadapi musim kompetisi 2026, yang diisi dengan sejumlah kejuaraan nasional (kejurnas) dan internasional. Empat pembalap itu adalah Ricko Nugraha (pro class), Davin Augusta (pro class), Al Ghazali (pro Am), dan Gibran Fauzan (novice class).

Tim tersebut setidaknya akan mengikuti dua kejurnas dan satu ajang internasional, yakni Passion Drift dan Speed Fast, termasuk ada enam seri di dalamnya, serta D1 GP South East Asia.

Dengan persiapan yang matang, Al Ghazali dan tim Seven Speed Motorsport siap untuk menghadapi musim kompetisi 2026 dengan penuh semangat dan tantangan. Mereka berharap dapat membawa nama Indonesia di kancah internasional dan membanggakan negara dengan prestasi yang gemilang.

About Albina Potushnyak 49 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*