Turnamen E-Sport sebagai Wadah Pembinaan
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 06 Mei 2026 | Polres Tegal Kota baru-baru ini menggelar turnamen Jakwir Siteko Championship 2026 sebagai bagian dari peringatan HUT Kota Tegal. Turnamen ini diikuti oleh 130 tim Free Fire dan Mobile Legend dengan total 604 peserta dari tingkat SMP dan SMA. Mereka datang membawa semangat kompetisi, strategi, dan harapan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di arena digital.
Wali Kota Tegal, Dedy Supriyono, menyebut turnamen ini sebagai langkah konkret menghadirkan aktivitas positif bagi pelajar. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah agar pelajar memiliki ruang yang sehat, produktif, dan terarah.
Fokus pada Hal-Hal Positif
Dedy menegaskan bahwa kegiatan seperti ini juga membawa pesan penting tentang masa depan generasi muda. Ia berharap pelajar fokus pada hal-hal positif, menjauhi tawuran, judi online, dan narkoba. Turnamen esports diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan berlanjut menjadi program tahunan yang konsisten membina pelajar di Kota Tegal.
Generasi Z dan Alfa di Ekosistem Digital
Senada dengan Wali Kota, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya melihat fenomena ini sebagai realitas zaman yang harus direspons dengan tepat. Menurutnya, generasi Z dan Alfa tumbuh di ekosistem digital kuat sehingga perlu diarahkan, bukan dibatasi. Anak-anak sekarang hidup dengan teknologi, bahkan sudah bersentuhan dengan AI, sehingga tugas kita menyediakan wadah yang positif agar mereka berkembang dengan benar.
E-Sports memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Di dalamnya ada kerja sama tim, strategi, dan ketahanan mental. Kapolres menegaskan bahwa sportivitas dan integritas adalah nilai utama dalam kompetisi. Menang atau kalah adalah hal biasa, namun sikap bertanding mencerminkan kualitas diri.
Deklarasi Pelajar Kota Tegal
Melalui ajang ini, Polres Tegal Kota berharap lahir bibit atlet esports dari kalangan pelajar yang mampu berkembang, bersaing di level lebih tinggi, dan mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Deklarasi Pelajar Kota Tegal beserta penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dunia digital.
Para pelajar juga bersepakat menolak hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai perilaku negatif seperti bullying, tawuran, balap liar, perjudian dan penipuan digital, serta penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendorong penggunaan teknologi secara cerdas, sehat, dan bijak.
Leave a Reply