Situs Portal Berita Stiperamuntai – 28 April 2026 | Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Kevin Wu, menyatakan bahwa Jakarta masih perlu menambah kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) untuk meningkatkan keamanan warga ibu kota.
Latar Belakang
Kevin Wu menjelaskan bahwa tangkapan kamera dari masyarakat telah membantu dalam mengungkap kegiatan kriminal di Jakarta. Namun, dia menyayangkan bahwa sebagian besar tangkapan kamera berasal dari warganet dan bukan dari CCTV yang dipasang oleh pemerintah.
Analisis
Berdasarkan data yang ditemukan dari riset PwC, dengan ukuran kota global, Jakarta idealnya memiliki CCTV di sekitar 70 ribu titik. Artinya, jika hanya 1.494 titik, itu baru 2 persen dari yang dibutuhkan.
Kevin juga mengapresiasi inisiatif warga Jakarta yang merekam dan membuat kasus kriminal viral, yang menunjukkan bahwa kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta belum optimal dalam menjaga keamanan masyarakat di dalam wilayahnya.
Upaya Pemerintah
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mewajibkan gedung empat lantai lebih untuk terhubung dengan kamera pengawas (CCTV) Pemerintah Provinsi DKI guna memperkuat pengawasan dan menciptakan sistem keamanan yang terintegrasi.
Pramono menilai upaya ini sebagai langkah dalam modernisasi sistem keamanan dan pemantauan kota. Dengan integrasi CCTV ini, Pemprov DKI dapat memantau situasi kota secara lebih cepat dan efektif, mulai penanganan darurat, kriminalitas, hingga manajemen lalu lintas.
Nantinya, pemasangan CCTV ini akan menjangkau wilayah hingga kelurahan yang ada di Jakarta.
Kesimpulan
Penambahan CCTV di DKI Jakarta merupakan langkah yang penting untuk meningkatkan keamanan warga ibu kota. Dengan demikian, diharapkan keamanan di Jakarta dapat ditingkatkan dan kriminalitas dapat dikurangi.
Leave a Reply