Pengantar
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 24 April 2026 | Hari Hewan Laboratorium Sedunia diperingati setiap tanggal 24 April sebagai pengingat atas penggunaan hewan dalam penelitian ilmiah, sekaligus mendorong pengembangan metode alternatif yang tidak melibatkan hewan. Peringatan ini pertama kali digagas pada 1979 oleh National Anti-Vivisection Society (NAVS) di Inggris.
Sejarah dan Latar Belakang
NAVS sendiri berdiri sejak 1875 dan dikenal sebagai organisasi pertama di dunia yang secara aktif menentang eksperimen terhadap hewan. Pada 1973, NAVS mendirikan Lord Dowding Fund for Humane Research (LDF) untuk mendukung pengembangan metode penelitian medis dan ilmiah tanpa menggunakan hewan.
Pada 1990, berdiri pula Animal Defenders International (ADI), organisasi yang berfokus pada pendanaan dan promosi teknologi ilmiah modern sebagai pengganti hewan dalam penelitian. Sejak 2017, sejumlah program ADI mendapat dukungan dari LDF melalui yayasan amalnya.
Misi dan Tujuan
Ketiga organisasi ini: NAVS, LDF, dan ADI, bekerja sama dengan pemerintah, ilmuwan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong perubahan kebijakan dan praktik penelitian yang lebih etis.
Salah satu penanda fisik gerakan ini adalah sebuah patung anjing kecil berwarna cokelat yang didirikan NAVS di Taman Battersea, London, pada 12 Desember 1985. Monumen itu dibuat untuk mengenang jutaan hewan yang menjadi korban eksperimen ilmiah.
Implikasi dan Tantangan
Patung tersebut terhubung dengan kisah “anjing cokelat”, sebuah kasus yang mencuat melalui investigasi rahasia atas praktik eksperimen hewan dan berujung pada sengketa hukum pada 1903 antara Dr. Bayliss dari Universitas London dan perwakilan NAVS.
Melalui peringatan ini, berbagai pihak mendorong agar penelitian ilmiah ke depan beralih pada metode yang lebih modern dan tidak mengorbankan kehidupan hewan.
Peringatan Hari Hewan Laboratorium Sedunia merupakan momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya metode penelitian yang lebih etis dan ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan penelitian ilmiah dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan kehidupan hewan, sehingga menciptakan harmoni antara kemajuan ilmiah dan kepedulian terhadap hewan.
Leave a Reply