TKA SD Surabaya Dipantau Langsung Wamendikdasmen, Kualitas Pendidikan Jadi Fokus Utama

TKA SD Surabaya Dipantau Langsung Wamendikdasmen, Kualitas Pendidikan Jadi Fokus Utama
TKA SD Surabaya Dipantau Langsung Wamendikdasmen, Kualitas Pendidikan Jadi Fokus Utama

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 24 April 2026 | Pemantauan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar di Surabaya mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Atip Latipulhayat, dalam agenda monitoring dan evaluasi, pada Rabu (22/4/2026).

TKA dan Kualitas Pendidikan

Kunjungan tersebut dilakukan di SD Insan Permata Hati dan SDN Ketintang 1 Surabaya, sekaligus memastikan kesiapan serta kelancaran pelaksanaan ujian di lapangan. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan turut mengawal jalannya TKA agar berlangsung optimal.

Dari hasil peninjauan, pelaksanaan di kedua sekolah terpantau berjalan tertib tanpa kendala berarti. Wamendikdasmen Atip juga berinteraksi langsung dengan siswa serta meninjau fasilitas pendukung pembelajaran.

Fokus pada Kualitas Pendidikan

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa TKA merupakan salah satu instrumen penting untuk mengukur dan meningkatkan mutu pendidikan secara nasional. Menurutnya, kebijakan pendidikan harus berorientasi pada kualitas, baik dari proses pembelajaran, metode yang digunakan, hingga hasil yang dicapai peserta didik.

“TKA ini menjadi salah satu instrumen evaluasi untuk mengetahui kekurangan yang perlu diperbaiki, mulai dari kompetensi guru, metode pembelajaran, hingga sarana prasarana,” ujarnya.

Pentingnya Evaluasi

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi yang terukur sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Tanpa adanya evaluasi yang jelas, peningkatan kualitas pendidikan dinilai akan sulit tercapai secara maksimal.

Selain aspek akademik, perhatian juga diberikan pada kondisi lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan indah. Menurut Atip, suasana belajar yang nyaman sangat berpengaruh terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar.

“Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, termasuk sekolah ini, akan mendorong kenyamanan siswa dalam belajar. Hal ini tidak boleh berhenti pada slogan, melainkan harus diwujudkan dalam praktik sehari-hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan daerah dalam melaksanakan TKA. Ia menyebut, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pelaksanaan di lapangan berjalan dengan baik dan sesuai prosedur.

“Beliau melihat langsung kesiapan pelaksanaan, berinteraksi dengan siswa, serta meninjau sarana prasarana. Hasilnya, pelaksanaan dinilai berjalan dengan baik,” kata Febri.

Dalam kesempatan yang sama, Wamendikdasmen juga meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Ketintang 1. Ia juga berbincang dengan siswa terkait menu yang disajikan dan memastikan kandungan gizinya telah memenuhi kebutuhan, seperti protein, karbohidrat, serta susu.

Tak hanya itu, penggunaan teknologi pembelajaran seperti smart board turut menjadi perhatian. Fasilitas bantuan dari pemerintah pusat tersebut dinilai mampu meningkatkan interaksi dan pemahaman siswa dalam proses belajar. Ke depan, diharapkan jumlah perangkat tersebut dapat terus ditambah di setiap sekolah.

Hingga hari ketiga pelaksanaan, TKA jenjang SD di Surabaya dilaporkan berjalan lancar. Febri menegaskan bahwa TKA tidak bersifat wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Namun demikian, hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai tambahan poin bagi siswa yang melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi.

“Meski demikian, hasil TKA dapat dimanfaatkan sebagai tambahan poin bagi siswa yang melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi, baik dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA,” terangnya.

Untuk tingkat SD, materi yang diujikan meliputi Matematika dan Bahasa Indonesia, serta dilengkapi survei karakter dan lingkungan belajar. Hasil TKA nantinya akan menjadi bahan evaluasi pemerintah pusat dalam merumuskan kebijakan pendidikan ke depan.

“Mayoritas siswa mengikuti pelaksanaan TKA. Sementara bagi siswa yang berhalangan, seperti karena sakit, akan difasilitasi melalui jadwal susulan.

Jadi orang tua tidak perlu khawatir,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan yang berjalan lancar serta dukungan berbagai pihak, diharapkan hasil TKA dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya. Evaluasi yang dihasilkan juga diharapkan mampu mendorong perbaikan berkelanjutan, baik dari sisi pembelajaran, fasilitas, maupun lingkungan sekolah, demi menciptakan generasi yang lebih kompeten di masa depan. Pendaftaran SPMB Banten 2026: Informasi Terbaru dan Perbe… UMN: Pilar Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Tinjau Proyek di Kulon Progo, AHY Optimistis Sekolah Raky…

About Candice Da Silva 226 Articles
Di balik karya-karyanya yang mendalam, Candice Da Silva menampilkan diri sebagai seorang penulis yang memadukan keahlian teknik dengan ketertarikan pada dinamika politik lokal, semua itu dibalut dengan hobi memasak masakan pedas yang memicu rasa. Berbasis di Jogja, ia memulai karirnya pada tahun 2023, membawa perspektif unik yang elegan dan profesional ke dalam setiap tulisannya. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang teknik, Candice membawa wawasan yang berbeda ke dalam analisis politik dan sastra. Gaya penulisannya yang sangat profesional dan elegan membuatnya menjadi suara yang disegani di kancah sastra Jogja.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*