Situs Portal Berita Stiperamuntai – 20 April 2026 | Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Ipul, melakukan peninjauan lokasi Sekolah Rakyat di lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, Minggu (19/4/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Latar Belakang Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program ini bertujuan untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil atau kurang beruntung.
Peninjauan Lokasi
Gus Ipul didampingi oleh Kepala LAN Muhammad Taufiq, Sekretaris Utama LAN Andi Taufik, serta perwakilan Biro Umum, Kerja Sama, dan Humas Muhammad Yusuf Gunawan Idris. Turut hadir Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Bisma Staniarto. Rombongan meninjau sejumlah gedung di kawasan LAN, termasuk Blok A, B, dan K.
| Gedung | Kapasitas | Fasilitas |
|---|---|---|
| Blok A | 100 orang | Ruang belajar, ruang makan, area olahraga |
| Blok B | 150 orang | Ruang belajar, ruang makan, area olahraga, ruang terbuka |
| Blok K | 50 orang | Ruang belajar, ruang makan |
Kesiapan Infrastruktur
Kapasitas asrama yang tersedia diperkirakan mampu menampung sekitar 120 orang, meski masih memerlukan penyesuaian agar lebih optimal dari sisi luas dan kenyamanan. Fasilitas pendukung seperti ruang makan, area olahraga, serta ruang terbuka juga menjadi bagian dari evaluasi.
Muhammad Taufiq menyatakan pihaknya siap mendukung program Sekolah Rakyat melalui pemanfaatan fasilitas yang ada. "Ini salah satu lokasi yang sangat strategis. Secara prinsip, fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan dan disesuaikan, termasuk melalui renovasi agar memenuhi kebutuhan penyelenggaraan sekolah," ujarnya.
Pendekatan yang Berkeadilan
Dalam diskusi juga dibahas penataan ulang terhadap sebagian area yang saat ini telah ditempati, dengan pendekatan yang mengedepankan solusi yang manusiawi. Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menegaskan pentingnya pendekatan yang berkeadilan. "Kalau memang diperlukan penyesuaian atau relokasi, kita pastikan dilakukan secara manusiawi. Bisa dengan dukungan sementara, baik tempat tinggal maupun kebutuhan dasar, sampai mereka benar-benar siap mandiri," kata Gus Ipul.
Ia menambahkan pemerintah akan mencari solusi terbaik bagi semua pihak. "Prinsipnya kita saling membantu, dicarikan jalan keluar terbaik agar semua pihak mendapatkan solusi," tambahnya.
Kementerian Sosial bersama Kementerian Pekerjaan Umum akan terus berkoordinasi untuk memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk kemungkinan renovasi maupun pembangunan tambahan guna mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Dengan demikian, diharapkan Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung program ini dan memastikan bahwa semua pihak dapat menikmati pendidikan yang berkualitas dan merata.
Leave a Reply