Polairud Hadirkan Perpustakaan Apung untuk Meningkatkan Literasi Anak Pesisir

Polairud Hadirkan Perpustakaan Apung untuk Meningkatkan Literasi Anak Pesisir
Polairud Hadirkan Perpustakaan Apung untuk Meningkatkan Literasi Anak Pesisir

Program Literasi Anak Pesisir

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 20 April 2026 | Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanah Laut, Kalimantan Selatan, telah menghadirkan perpustakaan apung untuk meningkatkan literasi anak-anak pesisir di Desa Muara Asam-asam, Kecamatan Jorong. Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap prioritas Kabaharkam Polri dalam memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat pesisir yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.

Kasi Humas Polres Tanah Laut AKP Hari Setiawan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak dini. "Kami ingin menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga meningkatkan literasi anak-anak pesisir," ujarnya.

Implementasi Perpustakaan Apung

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan Kapal Polisi XIII-1001-38 dan melibatkan personel Sat Polairud, yakni Aiptu Suwandi, Aipda Kely Dwi P, Bripka M Yadri Noor, Bripka Firman M serta Brigadir Farhan N. Dalam kegiatan tersebut, petugas menyediakan berbagai buku bacaan yang dapat diakses langsung oleh anak-anak, mulai dari buku cerita hingga pengetahuan umum.

Tercatat sekitar 10 anak dari Desa Muara Asam-asam memanfaatkan fasilitas perpustakaan apung tersebut dengan antusias. Selain menyediakan bahan bacaan, anggota juga memberikan edukasi guna menumbuhkan minat baca serta memperluas wawasan anak-anak di wilayah pesisir.

Dampak dan Harapan

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat karena dapat membantu anak-anak memperoleh akses belajar alternatif di tengah keterbatasan sarana pendidikan. "Kami sangat terbantu, anak-anak jadi lebih semangat membaca dan belajar," ujar salah satu warga Desa Muara Asam-Asam.

Warga berharap perpustakaan apung ini terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mendukung agenda nasional peningkatan literasi dan pemerataan akses pendidikan di wilayah pesisir. Dengan demikian, diharapkan anak-anak pesisir dapat memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan kemampuan dan pengetahuan mereka, sehingga dapat berkontribusi positif pada masyarakat dan negara.

Peran Polri dalam Pendidikan

Peran Polri dalam mendukung pendidikan, khususnya di wilayah pesisir, sangat penting. Dengan menghadirkan perpustakaan apung, Polri tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga memberikan kontribusi nyata pada pembangunan sumber daya manusia. Ini merupakan contoh nyata dari komitmen Polri untuk mendukung masyarakat dan memajukan pendidikan di Indonesia.

Dengan terus mengembangkan program-program seperti perpustakaan apung, diharapkan Polri dapat membantu meningkatkan literasi dan kualitas pendidikan di wilayah pesisir, sehingga anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan berkontribusi positif pada masyarakat.

About Nikolaj Møller 149 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*