Situs Portal Berita Stiperamuntai – 19 April 2026 | Program Sekolah Rakyat mulai menunjukkan hasil nyata setelah berjalan lebih dari sembilan bulan sejak dimulai pada 14 Juli 2025 lalu. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut para siswa kini tumbuh lebih percaya diri, disiplin, serta memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat
Hal itu disampaikan Gus Ipul saat kunjungan kerja (Kunker) meninjau Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (18/4/2026). Menurutnya, para lulusan Sekolah Rakyat akan terus didampingi hingga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau menjadi tenaga kerja terampil.
Gus Ipul menjelaskan, tantangan terbesar muncul pada masa awal pelaksanaan program. Dalam dua minggu hingga satu bulan pertama, siswa maupun guru menjalani proses adaptasi dengan sistem sekolah berasrama. Namun memasuki bulan kedua dan ketiga, ritme pendidikan dan pembelajaran mulai terbentuk dan berjalan semakin baik.
Pendidikan Terpadu di Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat menerapkan pendidikan terpadu. Pada pagi hari, siswa mengikuti pembelajaran formal berbasis learning management system (LMS). Sementara sore hingga malam hari difokuskan pada pembinaan karakter melalui pendampingan wali asrama dan wali asuh.
Perubahan Siswa Sekolah Rakyat
Kepala SRMA 26 Andi Ernawati mengatakan perubahan siswa sangat terasa. Anak-anak yang sebelumnya kurang berani kini tampil lebih percaya diri.
Salah satu siswa, Ibrahim Ramadan, yang ayahnya bekerja sebagai kuli dan ibunya telah meninggal dunia, mengaku bersyukur dapat bersekolah di Sekolah Rakyat. Sejak masuk sekolah, ia menjadi lebih rajin belajar dan tengah bersiap mengikuti kompetisi nasional.
Sebelumnya, Gus Ipul tiba di Sekolah Rakyat 26 Makassar pukul 11.30 WIB. Ia meninjau berbagai fasilitas, mulai dari ruang kepala sekolah, ruang guru, klinik, hingga perpustakaan. Peninjauan dilanjutkan ke ruang kelas, ruang makan, dan ruang tidur siswa. Gus Ipul juga menyempatkan makan siang bersama para siswa sambil bercengkerama.
Pemerintah terus memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat. Tahun ini, alokasi peserta ditargetkan menembus lebih dari 30 ribu siswa. Jika seluruh target terealisasi, total penerima manfaat pada 2026 diproyeksikan melampaui 46 ribu siswa. Pada tahun depan, jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 100 ribu siswa.
| No | Tahun | Target Siswa |
|---|---|---|
| 1 | 2026 | 30 ribu siswa |
| 2 | 2027 | 100 ribu siswa |
Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menyiapkan pembangunan gedung permanen di lebih dari 100 titik tahun ini. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, setiap kabupaten dan kota ditargetkan memiliki sedikitnya satu Sekolah Rakyat permanen yang mampu menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA.
Leave a Reply