Situs Portal Berita Stiperamuntai – 16 April 2026 | Pemerintah Kota Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) berencana melakukan penangkapan ikan sapu-sapu di saluran penghubung (Phb) Setu Babakan, Jagakarsa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembersihan sungai dan saluran air di ibu kota.
Latar Belakang
Ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) merupakan spesies ikan yang dapat menghancurkan tanggul-tanggul dan memakan ikan-ikan lain beserta telurnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembersihan untuk menghindari kerusakan lingkungan dan ekosistem.
Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu di Phb Setu Babakan akan dilaksanakan pada Jumat, 17 April, dimulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini akan diawali dengan apel kegiatan, kemudian penangkapan hingga pemusnahan dan penguburan hasil tangkapan ikan sapu-sapu.
Beberapa unsur yang terlibat dalam kegiatan ini, antara lain Sudin KPKP Jaksel, Pusat Produksi Inspeksi dan Sertifikasi Hasil Perikanan (PPISHP) DKI Jakarta, Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan, Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dan Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki saluran air, mengeruk lumpur dan lain sebagainya sebagai persiapan menghadapi musim hujan yang diprakirakan berlangsung pada September 2026. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan kerusakan lingkungan.
Operasi penangkapan ikan sapu-sapu ini juga sekaligus bertujuan untuk memperbaiki ekosistem sungai dan saluran air di Jakarta. Dengan menghilangkan ikan sapu-sapu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas air dan mempertahankan keanekaragaman hayati.
Dalam kegiatan ini, juga akan dilakukan pemantauan dan evaluasi untuk memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kegiatan dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Leave a Reply