Gandeng TikTok, Menaker Perluas Pelatihan Digital Bagi Disabilitas

Gandeng TikTok, Menaker Perluas Pelatihan Digital Bagi Disabilitas
Gandeng TikTok, Menaker Perluas Pelatihan Digital Bagi Disabilitas

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 16 April 2026 | Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pelatihan digital yang inklusif bagi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama platform global, TikTok.

Latar Belakang

Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan kelompok rentan mendapatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini secara berkelanjutan. Menaker menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya berhenti pada pemberian materi, tetapi juga memastikan keterserapan kerja para peserta.

Program Pelatihan

Program ini diikuti oleh ratusan peserta, baik secara daring maupun luring, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Menaker menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya berhenti pada pemberian materi, tetapi juga memastikan keterserapan kerja para peserta.

"Kami tidak berhenti pada pelatihan, tetapi juga mengawal peserta agar keterampilan benar-benar dapat diterapkan, Pendampingan dilakukan melalui kerja sama berkelanjutan dengan mitra industri setelah pelatihan selesai," tegas Yassierli.

Manfaat Program

Selain memperkuat kompetensi peserta, Kemnaker juga memperkuat pelatihan bagi para instruktur di berbagai Balai Latihan Kerja (BLK) agar mampu menerapkan metode pembelajaran yang inklusif. Menaker optimistis bahwa penguasaan teknologi digital akan membuka pintu kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas.

"Sebagian pekerjaan digital dapat menjadi solusi fleksibel bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh penghasilan, Kuncinya adalah keterampilan yang memadai agar mampu bersaing dan mendapatkan peluang yang lebih baik," tutupnya.

Program ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusi dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung bagi semua orang, tanpa memandang kemampuan atau disabilitas.

No Manfaat
1 Meningkatkan kompetensi peserta
2 Meningkatkan keterserapan kerja
3 Membuka pintu kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dan membantu mereka untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam masyarakat.

About Marcos Méndez 106 Articles
Dari Semarang, kota yang penuh dengan cerita, Marcos Méndez memulai petualangannya di dunia penulisan sejak 2014, sering membawanya keliling Indonesia untuk menyajikan liputan yang menarik. Sebagai seorang tech enthusiast, ia selalu menggabungkan teknologi dengan passionnya pada buku sejarah, menciptakan perspektif unik dalam setiap tulisannya. Dalam perjalanan karirnya, Marcos Méndez terus mengeksplorasi dan mencari inspirasi baru, membentuknya menjadi penulis yang dinamis dan kreatif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*