Aceh Utara Dapat Rp140 Miliar untuk Perbaikan Tanggul dan Irigasi Pascabanjir

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 30 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp140 miliar dari Transfer Keuangan Daerah (TKD) Aceh untuk perbaikan tanggul dan jaringan irigasi yang rusak akibat banjir hidrometeorologi pada 26 November 2026 lalu.

Latar Belakang Banjir

Banjir hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2026 lalu menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur tanggul dan jaringan irigasi di Aceh Utara. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mengatakan bahwa anggaran sebesar Rp140 miliar tersebut akan difokuskan untuk penanganan seluruh infrastruktur tanggul dan irigasi yang rusak akibat banjir di 27 kecamatan.

Penanganan Kerusakan

Kerusakan tersebut juga meningkatkan risiko banjir susulan jika tidak segera ditangani. Musim tanam padi yang tertunda dikhawatirkan akan berdampak pada produksi pangan daerah.

Rencana Perbaikan

Dinas PUPR Aceh Utara merinci, anggaran Rp140 miliar itu akan dialokasikan untuk perbaikan 18 titik tanggul kritis sepanjang 22 km dan rehabilitasi 34 jaringan irigasi tersier serta sekunder. Skala prioritas diberikan pada infrastruktur yang menopang kawasan lumbung padi dan permukiman padat penduduk.

Pemerintah daerah saat ini terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera I agar proses rehabilitasi dapat segera dilaksanakan dan proses tender berjalan lancar. Tim teknis dari Dinas PUPR Aceh Utara juga telah melakukan verifikasi lapangan terhadap titik-titik kerusakan.

Pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi sudah memasuki tahap proses tender. Pihaknya berharap proses tersebut berjalan lancar sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai pada Juni 2026.

Pemkab Aceh Utara menargetkan seluruh pekerjaan selesai sebelum puncak musim hujan akhir 2026, sehingga fungsi pengendalian banjir dan pengairan sawah dapat kembali normal.

About Albina Potushnyak 485 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*