Situs Portal Berita Stiperamuntai – 22 Mei 2026 | Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan arah kebijakan RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Puan menegaskan bahwa kebijakan fiskal pemerintah mendatang harus berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.
Arah Kebijakan RAPBN 2027
Ia menyebut arah kebijakan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 menjadi fondasi penting penyusunan APBN. Puan menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tidak boleh semata-mata mengejar angka Produk Domestik Bruto (PDB) saja.
Pertumbuhan yang menciptakan lapangan kerja, meningkatkan penghasilan rakyat, mengurangi kemiskinan dan kesenjangan, kata Puan dalam rapat paripurna. Ia menilai pertumbuhan ekonomi harus bersifat inklusif serta berkualitas agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
Kebijakan Fiskal yang Tepat
IA menegaskan RAPBN 2027 harus mampu menjawab tantangan pengangguran, kesenjangan ekonomi, serta memperkuat kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan. Sinergi eksekutif dan legislatif sangat diperlukan untuk memastikan seluruh program kerja pemerintah berjalan efektif serta tepat sasaran.
Penyusunan RAPBN 2027
Penyusunan RAPBN 2027 juga harus memperhatikan aspek-aspek seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Dengan demikian, RAPBN 2027 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional.
| No | Aspek | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Pendidikan | Meningkatkan akses pendidikan dan kualitas pendidikan |
| 2 | Kesehatan | Meningkatkan akses kesehatan dan kualitas pelayanan kesehatan |
| 3 | Infrastruktur | Meningkatkan kualitas dan kapasitas infrastruktur |
Dengan demikian, RAPBN 2027 dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional. Puan berharap bahwa RAPBN 2027 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Leave a Reply