Pendahuluan
Situs Portal Berita Stiperamuntai – 21 Mei 2026 | Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, melakukan inspeksi mendadak di Hotel Al-Hidayah Tower, Sektor 10, kawasan Aziziyah, Makkah. Dalam kunjungan tersebut, ia menggandeng anggota Amirul Hajj, yakni Jusuf Hamka dan Wamenhub Suntana.
Akomodasi Jemaah Haji
Dahnil menyampaikan bahwa Sektor 10 atau Al-Hidayah ini menjadi salah satu yang menjadi perhatian utama karena merupakan hotel yang paling jauh dari Masjidil Haram, dengan jarak sekitar 12 kilometer. Kemenhaj memberikan perhatian khusus, mulai dari fasilitas hotel hingga layanan bus Sholawat yang menjadi andalan jemaah.
Meski berlokasi paling jauh, Wamenhaj justru menemukan kepuasan jemaah yang cukup tinggi di sektor tersebut. Hal ini sejalan dengan kelengkapan fasilitas yang tersedia bagi para jemaah, seperti kantin representatif sebagai pusat berkumpul jemaah di lokasi dan warung-warung makanan khas Indonesia.
Layanan Medis dan Fasilitas
Wamenhaj juga mengecek area penatu mandiri agar jemaah tidak antre panjang. Ia menginstruksikan petugas Sektor 10 untuk mengecek kelaikan fasilitas secara berkala dan melakukan perbaikan segera jika ditemukan mesin cuci yang mengalami kerusakan.
Layanan medis juga menjadi fokus perhatian sang Wamenhaj dalam kunjungan tersebut. Saat meninjau klinik di Tower 4, ia menginstruksikan tenaga kesehatan untuk proaktif menjemput bola. Petugas harus mendatangi kamar jemaah yang sakit sebelum fase puncak haji di Armuzna.
Dialog dengan Jemaah Haji Mandiri
Wamenhaj juga berdialog dengan jemaah haji mandiri yang tidak tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Ia memastikan negara hadir untuk memberikan kesetaraan layanan bagi seluruh jemaah.
Para jemaah haji mandiri ini mendapatkan fasilitas yang sama seperti jemaah yang tergabung dalam KBIHU. Petugas haji tidak membeda-bedakan, semua diperlakukan sama. Dengan demikian, Wamenhaj yakin bahwa pelayanan jemaah haji di Makkah berjalan optimal.
Leave a Reply