Komitmen Investasi Jepang dan Korsel Rp570 Triliun, Pemerintah Fokus Percepat Realisasi Investasi

Komitmen Investasi Jepang dan Korsel Rp570 Triliun, Pemerintah Fokus Percepat Realisasi Investasi
Komitmen Investasi Jepang dan Korsel Rp570 Triliun, Pemerintah Fokus Percepat Realisasi Investasi

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 17 Mei 2026 | Pemerintah terus mendorong percepatan realisasi investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah melalui program hilirisasi yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani saat melaporkan komitmen investasi dari Jepang dan Korea Selatan (Korsel) yang mencapai sekitar Rp570 triliun kepada Presiden Prabowo Subianto.

Laporan Investasi

Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengenai komitmen investasi dari Jepang dan Korea Selatan yang mencapai sekitar Rp570 triliun. Rosan melaporkan hal tersebut saat menghadap Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya saat dikonfirmasi ANTARA, Rabu, juga membenarkan bahwa Presiden menerima laporan mengenai perkembangan komitmen investasi dari Jepang dan Korea Selatan yang mencapai sekitar Rp570 triliun.

Capaian Realisasi Investasi

Dalam pertemuan itu, Rosan juga melaporkan capaian realisasi investasi sepanjang tahun 2025 serta proyeksi dan potensi investasi pada 2026 yang menunjukkan tren positif di berbagai sektor strategis. Rosan yang juga CEO Danantara itu turut melaporkan ke Prabowo realisasi investasi pada kuartal I 2026 sebesar Rp498,79 triliun dari target Rp497 triliun. Ini merupakan peningkatan 7,22 persen year-on-year dan penyerapan terhadap tenaga kerja Indonesia mencapai 706.569 atau 18,93 persen untuk year-on-year-nya.

Penanaman Modal Dalam Negeri dan Modal Asing

Rosan melanjutkan dari total investasi yang masuk Indonesia, besaran penanaman modal dalam negeri dan modal asing hampir sama. Penanaman modal dalam negeri mencapai 49,89 persen atau hampir 50 persen, sama dengan penanaman modal asingnya. Jika dilihat lebih lanjut, penanaman modal asing sebesar Rp249,94 triliun, dan komposisinya itu, di luar Jawa sebesar 50,37 persen, dan di Jawa sebesar 49,63 persen atau Rp247,53 triliun.

Berikut adalah tabel perbandingan penanaman modal dalam negeri dan modal asing:

Kategori Nilai
Penanaman Modal Dalam Negeri 49,89%
Penanaman Modal Asing 50,11%
Penanaman Modal Asing di Luar Jawa 50,37%
Penanaman Modal Asing di Jawa 49,63%

Asal Investasi

Rosan menyebutkan lima negara teratas yang menjadi asal investasi, yaitu Singapura kurang lebih 4,6 miliar dolar AS, Hong Kong (China) 2,7 miliar dolar AS, China 2,2 miliar dolar AS, Amerika Serikat 1,7 miliar dolar AS, dan Jepang 1 miliar dolar AS.

Berikut adalah daftar asal investasi:

  • Singapura: 4,6 miliar dolar AS
  • Hong Kong (China): 2,7 miliar dolar AS
  • China: 2,2 miliar dolar AS
  • Amerika Serikat: 1,7 miliar dolar AS
  • Jepang: 1 miliar dolar AS

Dengan adanya komitmen investasi dari Jepang dan Korea Selatan, pemerintah optimis bahwa investasi di Indonesia akan terus meningkat dan membantu memperkuat perekonomian nasional.

About Nikolaj Møller 414 Articles
Dari kota dingin Malang, muncul seorang jurnalis muda yang tidak terduga - Nikolaj Møller, yang awalnya terjun ke dunia sastra tetapi malah tertarik dengan dunia berita. Di balik profesinya, ia memiliki hobi yang unik: mengoleksi tanaman hias dan menjelajahi langit malam untuk mempelajari astronomi. Karirnya yang dimulai sejak 2011 telah membawanya ke dalam berbagai petualangan menarik, dan siapa sangka seorang pecinta kata-kata akan jatuh cinta dengan dunia berita?

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*