Situs Portal Berita Stiperamuntai – 14 Mei 2026 | Google Cloud resmi merilis Gemini Enterprise Agent Platform pada Google Cloud Next ’26 yang menjadi terobosan baru bagi perusahaan untuk membangun, mengelola, dan mengoptimalkan agen kecerdasan buatan (AI) menuju era agentic (berdaya, proaktif, dan mandiri).
Pengembangan Platform
CEO Google Cloud, Thomas Kurian, menjelaskan bahwa platform tersebut merupakan pengembangan dari Vertex AI dengan menyatukan kemampuan pemilihan model, pembangunan model, dan pengembangan agen yang disesuaikan kebutuhan pengguna. Platform ini juga dilengkapi fitur baru untuk integrasi agen, DevOps, orkestrasi, serta keamanan.
Fitur dan Kemampuan
Gemini Enterprise Agent Platform menyediakan akses ke lebih dari 200 model AI terkemuka melalui Model Garden. Pengguna dapat memanfaatkan model terbaru seperti Gemini 3.1 Pro dan Gemini 3.1 Flash Image, serta model Lyria 3 dan model terbuka seperti Gemma 4.
Platform ini juga mendukung model pihak ketiga dari Anthropic, termasuk Claude Opus, Sonnet, dan varian Haiku yang banyak digunakan. Dengan demikian, perusahaan dapat memilih model AI yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Integrasi dengan Aplikasi Gemini Enterprise
Gemini Enterprise Agent Platform juga terintegrasi penuh dengan aplikasi Gemini Enterprise yang berfungsi sebagai gerbang utama AI bagi karyawan. Aplikasi ini memungkinkan karyawan untuk berinteraksi dengan agen AI dengan lebih mudah dan efektif.
Dampak dan Prospek
Dengan peluncuran Gemini Enterprise Agent Platform, Google Cloud berharap dapat membantu perusahaan untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dengan lebih efektif. Platform ini diharapkan dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi.
Leave a Reply