Gubernur BI: Ruang Penurunan BI-Rate Makin Tertutup di Tengah Perang

Gubernur BI: Ruang Penurunan BI-Rate Makin Tertutup di Tengah Perang
Gubernur BI: Ruang Penurunan BI-Rate Makin Tertutup di Tengah Perang

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 08 April 2026 | Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa ke depan, ruang penurunan suku bunga acuan atau BI-Rate kemungkinan semakin tertutup di tengah ketidakpastian global akibat perang di Timur Tengah.

Kondisi Ekonomi Global

Pada jalur komoditas, terjadi kenaikan harga, khususnya minyak. Di jalur perdagangan, terjadi gangguan rantai pasok (supply chain). Sementara pada jalur finansial, ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat.

Dampak terhadap Indonesia

Perry mencatat, harga minyak dunia bahkan melonjak sejak Februari hingga Maret yang sempat mencapai 122,95 dolar AS per barel dan masih berfluktuasi. Selain itu, harga emas juga meningkat sepanjang 2025 dan tetap berada pada level tinggi.

Dampak ketidakpastian global juga terlihat dari meningkatnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury), baik tenor 2 tahun maupun 10 tahun.

Kebijakan Moneter

Bank sentral juga mulai memperkuat lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak awal tahun untuk menyeimbangkan antara keperluan menstabilkan nilai tukar rupiah, intervensi, serta menahan agar outflow tidak terlalu besar.

Ia pun memastikan bahwa langkah ini tetap disertai dengan upaya menjaga kecukupan likuiditas perbankan. Dalam hal ini, uang primer (M0) tetap dijaga tumbuh pada level double digit, yakni sekitar 13,3 persen per Februari 2026.

BI juga terus melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dari pasar sekunder. Hingga saat ini, realisasi pembelian secara year to date telah mencapai Rp90,05 triliun.

Inilah beberapa rekalibrasi di mana kebijakan moneter memang bobotnya sekarang lebih banyak untuk pro-stability.

Sebelumnya, bank sentral tidak lagi menyinggung peluang untuk penurunan BI-Rate dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Maret 2026.

Pada Maret 2026, BI kembali mempertahankan BI-Rate pada level 4,75 persen. Langkah ini menandai dipertahankannya BI-Rate sejak Oktober 2025, setelah penurunan sebesar 150 bps sejak September 2024 atau 125 bps sepanjang tahun 2025.

About Cyrill Gerard 40 Articles
Di Makassar, Cyrill Gerard mengembangkan passionnya sebagai penulis sejak 2008, memulai dari blogger hobi yang observatif terhadap dinamika sosial media. Dalam waktu luang, ia menyukai mengoleksi piringan hitam dan menganalisis fenomena di dunia maya. Dengan latar belakang ini, Cyrill membangun identitas sebagai pengamat sosial yang tajam dan kreatif. Ia memadukan hobi dan minatnya untuk menciptakan konten menarik dan inspiratif.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*