Atas Permohonan Bank, 3 SPBU di Lombok Utara Dieksekusi

Atas Permohonan Bank, 3 SPBU di Lombok Utara Dieksekusi
Atas Permohonan Bank, 3 SPBU di Lombok Utara Dieksekusi

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 14 Mei 2026 | Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah melakukan eksekusi terhadap tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Lombok Utara. Eksekusi ini dilakukan atas permohonan dari pihak bank, yang sebelumnya telah melakukan lelang terhadap tiga SPBU tersebut.

Latar Belakang Eksekusi

Reaksi Pihak yang Dirugikan

Pihak yang merasa dirugikan atas adanya eksekusi ini telah melakukan gugatan perlawanan di Pengadilan Negeri Mataram. Fuad Alhabsiy, kuasa hukum dari pihak yang dirugikan, menyatakan bahwa pelaksanaan eksekusi ini telah mengabaikan prinsip kehati-hatian, karena masih terdapat gugatan perlawanan yang sedang berjalan.

Ia juga menyoroti nilai lelang ketiga SPBU tersebut, yang dinilai terlalu rendah dan merugikan kliennya. Nashar, pihak yang dirugikan, turut menyampaikan keluhan atas dampak yang dirasakan masyarakat pasca-eksekusi, terutama terkait distribusi BBM jenis biosolar yang sedang banyak dibutuhkan dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Lombok Utara.

Dampak Eksekusi

Eksekusi ini telah berdampak pada aktivitas perekonomian masyarakat, khususnya terkait distribusi BBM jenis biosolar. Dua dari tiga SPBU yang dieksekusi merupakan penyalur utama biosolar di Kecamatan Pemenang dan Kayangan. BBM jenis ini sangat dibutuhkan untuk kendaraan diesel yang menunjang sektor pertanian, perikanan, hingga proyek pembangunan di Lombok Utara.

Nashar menyebut adanya indikasi kenaikan harga BBM di tingkat pengecer yang memanfaatkan kondisi terbatasnya pasokan. Ia berharap adanya perhatian serius dari Mahkamah Agung dan Komisi III DPR RI untuk melakukan pengawasan terhadap proses eksekusi yang dinilai bermasalah.

Selain itu, ia juga mendorong adanya campur tangan pemerintah dan Pertamina untuk menjaga stabilitas distribusi BBM di daerah. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat terhindar dari dampak negatif yang timbul akibat eksekusi ini.

About Albina Potushnyak 377 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*