Kementerian PU Pastikan Pusat Pemerintahan PBD Selesai 100 Persen

Kementerian PU Pastikan Pusat Pemerintahan PBD Selesai 100 Persen
Kementerian PU Pastikan Pusat Pemerintahan PBD Selesai 100 Persen

Situs Portal Berita Stiperamuntai – 14 Mei 2026 | Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPPBK) Papua Barat Corneles Sagrim mengatakan bahwa pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Papua Barat Daya telah tuntas 100 persen.

Pembangunan Pusat Pemerintahan

Proyek pembangunan strategis dengan nilai anggaran lebih dari Rp444 miliar tersebut mencakup lima kegiatan utama, yakni pengembangan lahan, pembangunan tiga gedung utama, serta dukungan sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi daerah otonomi baru (DOB).

Corneles menjelaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan telah dilaksanakan sesuai standar teknis, termasuk pengujian kualitas. Proyek ini juga telah diaudit oleh BPK.

Luas Lahan dan Pembangunan Gedung

Total lahan yang dibebaskan untuk kawasan pusat pemerintahan mencapai sekitar 55 hektare. Namun, pemanfaatan saat ini masih di bawah 20 hektare dan difokuskan pada pembangunan tiga gedung utama, yang meliputi Kantor Gubernur, DPRP, dan MRP.

Corneles mengakui keterbatasan lahan menjadi tantangan, terutama pada kompleks DPRP yang hanya berdiri di atas lahan sekitar 0,7 hektare. Sementara itu, Kantor Gubernur memiliki luas lahan sekitar 1,7 hektare.

Desain dan Fasilitas Gedung

Bangunan Kantor Gubernur dirancang modern dan fungsional, dilengkapi ruang serbaguna, ruang rapat, ruang kerja gubernur dan wakil gubernur di lantai tiga, serta fasilitas lift. Gedung tersebut mampu menampung hingga 300 orang dalam satu waktu.

Aspek keamanan juga menjadi perhatian dengan pembangunan kawasan pada elevasi lebih dari 8 meter di atas permukaan laut guna mengantisipasi potensi banjir. Sistem drainase turut dirancang untuk mengatasi luapan air saat hujan deras.

Meski pembangunan fisik telah rampung, peresmian pusat pemerintahan tersebut belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Pemerintah masih menunggu penyelesaian penataan kawasan yang saat ini memasuki tahap lelang.

Penataan kawasan itu meliputi pembangunan jalan, saluran drainase, ruang terbuka hijau, alun-alun, hingga gapura utama. Kawasan ini juga akan dilengkapi dengan multi utility tunnel (MUT), yakni sistem saluran bawah tanah terpadu untuk jaringan utilitas seperti pipa air, listrik, dan telekomunikasi.

Corneles menegaskan bangunan tersebut pada prinsipnya sudah dapat digunakan dan tinggal menunggu proses serah terima pengelolaan. Untuk operasional penuh gedung, masih menunggu suplai listrik dari PT PLN (Persero) agar fasilitas seperti lift dan sistem pendukung lainnya dapat berfungsi optimal.

About Albina Potushnyak 380 Articles
Di antara hiruk pikuk kota Malang, hiduplah Albina Potushnyak, seorang penulis yang tidak sengaja menginjakkan kaki di dunia berita setelah lulus dari jurusan sastra. Ketika tidak sibuk menyelami buku sejarah dan mencari inspirasi, dia bisa ditemukan menyaksikan pertandingan e-sports sambil berteriak-teriak seperti penggemar sejati. Sejak menapakkan karirnya sejak 2019, Albina telah membuktikan bahwa bahkan mereka yang "nyasar" bisa menemukan jalan mereka sendiri dan membuatnya penuh dengan tawa dan kata-kata yang tajam.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*